4 Fakta KPK Resmi Bendung Bupati Sidoarjo Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pemotongan Insentif ASN

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa 7 Mei 2024.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali hadir untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pemotongan insentif Aparatur Sipil Negara (ASN) Sidoarjo.

KPK pun sah membendung Gus Muhdlor usai diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pemotongan insentif ASN Sidoarjo. Ia ditahan selama 20 hari ke depan.

“Regu penyidik membendung tersangka AMA selama 20 hari pertama,” ujar Wakil Ketua slot KPK Johanis Tanak mengumumkan penahanan Gus Muhdlor kepada wartawan, Selasa 7 Mei 2024.

Johanis mengatakan, KPK melakukan penahanan dalam rangka kepentingan penyidikan. Gus Muhdlor ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK.

“Penahanan terhitung mulai hari pada 7 Mei 2024 hingga 26 Mei 2024,” beber Johanis.

Kemudian dirinya mengungkapkan, pihaknya telah memastikan tiga orang sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pemotongan dana insentif ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Adapun ketiga tersangka yaitu Kepala Badan Pelayanan Pajak Tempat Sidoarjo Ari Suryono (AS) dan Kasubag Umum dan Kepegawaian BPPD Kabupaten Sidoarjo Siska Wati (SW), serta Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (AMA) alias Gus Muhdlor.

“KPK menemukan faktanya adanya aliran uang hasil pemotongan insentif ASN Sidoarjo yang masuk ke kantong Ahmad Muhdlor Ali selaku Bupati. AS senantiasa berkoordinasi mengenai distribusi pemberian potongan dana insentif pada perantara sebagian orang kepercayaan Bupati,” kata Johanis.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *