Melihat Tarawih Pertama di Masjid Bersejarah Kota Sukabumi, Dibangun Sejak 1935

Umat Islam menjadi lakukan salat tarawih di masjid, sebelum akan mobilisasi ibadah puasa Ramadan yang ditetapkan pemerintah pada Selasa (12/3/2014). Momen itu terlihat tidak benar satunya di Masjid Agung Kota Sukabumi.

Masjid ini merupakan tidak benar satu daerah ibadah bersejarah di Kota Sukabumi yang dibangun sejak tahun 1935. Selain warga yang bermukim di kurang lebih masjid agung, sebagian diantaranya sengaja mampir memanfaatkan kendaraan untuk lakukan tarawih pertama 1 Ramadan 1445 Hijriyah ini.

Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, sebagian kegiatan selama Ramadan bakal dilaksanakan di masjid tertua yang mampu menampung sebanyak 1.500 jemaah ini.

Alhmdulillah, ini adalah malam perdana kita lakukan sholat tarawih berjamaah dengan masyarakat dan tadi terlihat sekali antusias jamaah, mudah-mudahan selalu terjaga antusiasnya hingga akhir Ramadan mendatang,” ucap Fahmi.

Pihaknya termasuk bakal memfasilitasi iftar atau buka puasa gratis selama bulan suci ini berlangsung. Serta menggelar dakwah singkat sebelum akan berbuka puasa, atau kerap disebut kultum. Pada 22 Maret mendatang, DKM termasuk merencanakan mengadakan kegiatan seminar pemuda.

“Nanti tersedia seminarnya partnership dan tersedia termasuk kegiatan lainnya. Terakhir mahjong ways 3 kita bakal tutup dengan kegiatan itikaf di 10 hari paling akhir Ramadan. Insyaallah sebagai bulan yang penuh berkah stimulus kita untuk memakmurkan masjid termasuk bakal memberi tambahan nilai jadi bagi keimanan dan ketakwaan kita,” ujarnya.

Pembatasan Jam Operasional Rumah Makan

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Dida Sembada menyebutkan, situasi lalu lintas relatif lebih meningkat menjelang Ramadan tahun ini. Pihaknya termasuk telah meninjau sebagian wilayah pelaksanaan salat tarawih pertama ini, berlangsung baik.

“Alhamdulillah nampaknya antusias warga untuk lakukan shalat tarawih pertama di seluruh titik termasuk berlangsung normal dan kondusif penuh dengan sukacita,” ujar Dida.

Pemerintah termasuk menerbitkan surat penetapan ketentuan bagi pelaku usaha, terlebih bisnis di bidang makanan dan minuman. Dengan menerapkan jam operasional selama Ramadan.

Sudah bakal terbit surat panduan hari ini yang ditandatangan oleh Pak PJ, kita menghambat tentang dengan rumah makan jadi dihimbau menjadi buka jam 16.00 WIB kemudian daerah hiburan dan lain sebagainya mohon satu bulan ini ditutup dulu,” terang dia.

Selain itu, ketentuan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara termasuk disampaikan lewat surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) mengenai jam masuk dan pulang para ASN. Mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB, tetapi Jumat jam kerja hingga pukul 16.00 WIB.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *